Apa itu Branding? Berikut Pengertiannya dan Perbedaanya

Saat ini banyak bisnis yang berkembang dan berjuang keras untuk menciptakan kehadiran mereka dan menikmati penjualan yang lebih tinggi. Branding bisnis secara keseluruhan telah menjadi kebutuhan abadi setiap bisnis dan tanpanya akan lebih sulit bagi bisnis apa pun untuk bertahan.

Sebelumnya, orang mengira bahwa branding hanya diperlukan untuk bisnis besar, namun seiring berjalannya waktu terbukti bahwa branding tidak branding hanya dibutuhkan untuk bisnis besar, tetapi juga untuk bisnis kecil.

Namun, tidak masalah apakah Anda sedang menuju bisnis besar atau bisnis kecil, tetapi yang terpenting adalah Anda harus memiliki strategi branding bisnis yang terperinci untuk mencapai kesuksesan.

Di bawah ini adalah langkah-langkah yang akan membantu Anda menciptakan merek bisnis yang lebih baik

Ikuti KISS:
KISS adalah terminologi merek paling menonjol yang merupakan singkatan dari Keep it Short and Simple. Gunakan Kiss saat mendefinisikan nama bisnis Anda karena itu memainkan peran penting dalam branding bisnis Anda. Sebagian besar merek bisnis yang sukses biasanya memiliki nama yang sangat pendek dan sederhana yang mudah diucapkan dan diingat. Ingat saja nama-nama seperti BMW, Audi, Intel, Google, dll. Nama bisnis yang lebih panjang atau rumit jauh lebih sulit untuk diucapkan dan diingat.

Gunakan logo kreatif:
Orang biasanya mengidentifikasi bisnis tidak hanya dari namanya tetapi juga dari logonya. Logo bisnis adalah identitas dari setiap bisnis, itulah sebabnya mengapa perhatian khusus harus diambil saat mendesain logo bisnis. Ingat, jika seseorang mengambil nama Mercedes maka hal langsung yang terlintas di benak adalah logo Mercedes Benz tiga spoke yang sangat terkenal. Sama halnya dengan BMW dan Audi. Tapi ini tidak terbatas pada merek otomotif saja, tetapi perusahaan lain juga seperti Microsoft, Apple, Nike, Mac Donald’s dll.

Pilih kombinasi warna yang tepat:
Bukan hanya logo atau nama bisnisnya, tetapi tema warna bisnis Anda juga memainkan peran utama dalam brandingnya. Setelah Anda mengidentifikasi nama dan logo bisnis Anda, maka semua branding dan materi promosi Anda harus berkisar pada skema warna yang telah Anda gunakan di logo Anda. Misalnya, sebagian besar gerai Mac Donald menggunakan nuansa Kuning di interior dan merchandise promosi mereka, bahkan pada paket makanan karena warna tersebut mewakili bisnis mereka. Hal yang sama dilakukan oleh merek lain seperti Domino, Shell dan DHL dll. Warna bisnis Anda berdampak psikologis pada benak konsumen dan oleh karena itu penting untuk tidak memilih warna yang lebih hidup atau sulit. Gunakan warna solid dan sederhana seperti Biru, Hijau, Merah, Kuning, Putih dan Hitam dalam corak yang berbeda.

Pilih USP Anda dan pertahankan:
USP atau Unique Selling Proposition adalah kata yang sangat kecil tetapi berdampak besar pada banyak bisnis. Saat ini persaingan sangat ketat dan oleh karena itu untuk menonjol dari persaingan, Anda perlu memiliki USP bisnis Anda dan seluruh strategi branding Anda berputar di sekitar USP. Merek seperti BMW dan Mercedes memiliki USP-nya, karena mereka menawarkan produk premium dan keamanan tinggi. Sementara merek seperti E bay dan Ali Baba memiliki USP karena mereka menawarkan berbagai pilihan produk yang sangat terjangkau. Demikian pula, Mac Donald memiliki USP mereka dalam menyediakan burger delusi. USP membantu orang mengidentifikasi bisnis Anda dengan produk atau layanan. Misalnya, ketika seseorang berbicara tentang burger maka yang pertama terlintas di benak adalah Mac Donald dan ketika seseorang berbicara tentang sepatu olahraga maka nama merek yang muncul di benak adalah Nike, Reebok, Adidas,

Lakukan palu merek:
Salah satu hal terpenting untuk setiap bisnis adalah palu merek. Brand hammering melibatkan terus mendorong merek ke target audiensnya sehingga orang dapat dengan mudah terhubung dengan merek tersebut. Meski terkadang sebuah brand hammering terbukti cukup mahal karena membutuhkan banyak eksposur promosi dan pemasaran. Untuk membuat merek Anda menonjol dari merek lain, Anda perlu membuat rantai iklan TV dan iklan cetak sehingga akan tertanam jauh di benak konsumen. Padahal, saat ini di era modern ada banyak saluran pemasaran digital yang sangat terjangkau dan bagus untuk brand hammering.

Bawa emosi ke merek Anda:
Hari-hari ini karena stres yang berlebihan dan gaya hidup yang sibuk, orang menjadi lebih emosional bahkan untuk hal-hal kecil. Apa pun yang berhubungan dengan emosi mereka akan membawa lebih banyak kesuksesan bagi manajer merek. Jika Anda memiliki produk atau layanan, buat iklan komersial dengan mengingat emosi konsumen. Jenis iklan emosional ini akan lebih terhubung dengan konsumen. Orang-orang yang secara emosional terikat pada suatu produk atau layanan lebih cenderung untuk tetap setia selama bertahun-tahun. Contoh hubungan emosional bisa dilihat pada banyak iklan mobil akhir-akhir ini dimana pemasar lebih fokus pada keselamatan keluarga Anda, terutama anak-anak Anda daripada membicarakan fitur-fitur mewah dari mobil tersebut. Hal ini menimbulkan rasa emosi dan tanggung jawab orang tua terhadap keluarganya dan sangat mempengaruhi keputusan pembelian mereka. Terkadang mereka bahkan mengabaikan faktor terpenting yaitu harga saat membeli mobil berdasarkan kepedulian emosional mereka.

 

 

Leave a Reply